UPTD Labkesda Pangandaran Lakukan Sampling Rapid Antigen pada Wisatawan

TIMESINDONESIA, PANGANDARAN – UPTD Labkesda (Unit Pelaksana Teknis Daerah Laboratorium Kesehatan Daerah) Kabupaten Pangandaran melakukan pengambilan sampling rapid test antigen  oleh pada, Sabtu (26/12/2020).

Hal tersebut merupakan pertama kalinya dilakukan sejak Surat Edaran Tumenggung Pangandaran No: 082/3154/SETDA/2020 mengenai penerapan protokol kesehatan pada liburan Natal dan tahun baru (nataru) dikeluarkan.

Di surat edaran tersebut memang disebutkan akan ada uji rapid ulangan acak kepada pengunjung, pelaku cara serta warga masyarakat Pangandaran di liburan nataru kali ini. Kejadian tersebut dilakukan tentunya untuk menyekat penularan pandemi Covid-19.

Bupati Pangandaran, Jeje Wiradinata juga memantau ke kedudukan dilaksanakannya sampling rapid tes antigen. Ia membenarkan jika hari ini merupakan pemeriksaan yang pertama kali.

Jeje menambahkan, pada pengambilan sampel uji untuk pertama kali ini, ada 50 pengunjung yang di tes. Kabar baiknya, semua yang dalam tes menunjukan hasil yang negatif. “Dari 50 sampel pengunjung, hasilnya semuanya negatif, ” tuturnya.

Jeje juga berharap ke depannya pemeriksaan dapat menggunakan kendaraan khusus kesehatan atau memakai ambulans.

Sementara itu, Kepala UPTD Labkesda Pangandaran, Aang Syaefurahmat mengutarakan bahwa teknis pengambilan sample rapid test antigen ini dilakukan di 1 orang setiap kendaraan yang masuk ke objek wisata miring Pangandaran. “Setiap kendaraan yang menghunjam terutama kendaraan pribadi diambil kepala orang untuk sampel, ” katanya.

Aang menjelaskan, untuk mengetahui hasil lantaran rapid test antigen ini, tamu cukup menunggu selama 20 menit. “Pengunjung cukup menunggu 20 menit akan segera ketahuan, hasilnya minus atau positif, ” papar Aang

Aang juga menambahkan bahwa untuk baru kali, sebanyak 50 orang pengunjung yang dilakukan pengujian rapid test antigen hari ini tidak dipakai biaya alias gratis. (*)