Puluhan Desainer Malang Batik Parade Padukan Fashion dengan Masker Batik

TIMESINDONESIA, MALANG – Malang Batik Parade 2020 menjadi momen yang ditunggu-tunggu oleh pencipta fashion kekinian. Terutama kaum perempuan. Puluhan desainer melakukan perpaduan antara fashion dengan masker motif batik.

Pandemi Covid-19 membuat semua orang wajib bermasker saat beraktivitas di luar rumah. Sebab itu, masker kini menjadi salah satu trend fashion yang digeluti para desainer.

“Ya di masa pandemi ini, kita para batik desainer cenderung mengkombinasikan dan mengkreasikan batik menjadi masker, jaket APD, motif corona dan lainnya yang dibutuhkan jaman pandemi corona seperti ini ya,” kata Founder Malang Batik Parade, Dorothy Soeryo.

Parade ini tampil secara virtual dan live streaming melalui akun YouTube Malang Batik Parade. Sebelumnya, pada 26-28 November 2020 desainer dan model melakukan tapping di tiga titik berbeda.

Dorothy menguraikan parade ini diikuti 22 desainer dan 15 top models dan miss batik Indonesia Malang raya. Semua para Top Batik & Tenun Desainer dari Malang, Surabaya, banyuwangi, Jakarta, Perth dan Melbourne Australia.

“Ada juga yang independent. Ada yang tergabung dalam fashion community partner, diantaranya IFC chapter Malang, Etnura Indonesia Jawa Timur dan World Fashionpreneur Connect Jakarta,” bebernya.

Malang Batik Parade 2020 ini mengusung tema Batik Wanita Berbudaya. Malang Batik Parade untuk memperingati Women’s Day 22 Desember 2020 sekaligus kebanggaan terhadap Batik Indonesia. (*)