Kasus Positif Covid-19 di Kota Madiun Terus Naik, Wali Kota Madiun Gencar Awasi Tempat Keramaian

TIMESINDONESIA, MADIUN – Temuan kejadian positif Covid-19 di Kota Madiun hingga 12 Desember 2020 mencapai 266 kasus. Untuk menekan bertambahnya kasus baru, Wali Kota Madiun H. Maidi akan mengontrol dan mengawasi tempat-tempat keramaian yang menjadi jujukan masyarakat seperti tempat sajian dan tempat keramaian lainnya.

“Kita silakan mandat kepada masyarakat pelaku usaha untuk memakai face shield serta masker, begitu juga yang beli, jika tidak menggunakan prokes silakan ditolak, ” ujar Maidi.

Maidi menjelaskan, akan melakukan rapid test pada pedagang makanan yang masih biadab dan didapati tidak menjalankan  protokol kesehatan (prokes)

Update data penyebaran Covid 19 di Kota Madiun b.

“Jika nanti ketahuan reaktif, tempatnya akan kita tutup selama 14 hari. Semua harus saling mengingatkan untuk disiplin protokol kesehatan tubuh, ” tegas Maidi.

Meskipun aktivitas & mobilitas warga mulai berangsur wajar, Maidi terus mengimbau warga Praja Madiun tetap berhati-hati dan perdata. Jika beraktivitas ke luar rumah, prokes Covid-19 yakni mencuci tangan dengan sabun memakai masker serta menjaga jarak harus dilakukan.

Update data penyebaran Covid 19 di Kota Madiun c.

Berdasar bukti yang dirilis Dinas Komunikasi serta Informatika Kota Madiun, temuan kasus positif Covid-19 sejak awal Desember 2020 bertambah cukup signifikan.   Yakni sebanyak 51 orang dengan rincian:

  1 Desember 2020:     3 kasus

  2 Desember 2020:     3 urusan

  3 Desember 2020:     2 kasus

  4 Desember 2020: 11 kasus

  5 Desember 2020: 10 kasus

  6 Desember 2020:     3 kasus

  7 Desember 2020:     dua kasus

  8 Desember 2020:     1 kasus

  9 Desember 2020:     3 urusan

10 Desember 2020:     3 kasus

11 Desember 2020:     5 kasus

12 Desember 2020:.   5 kasus

Tambahan temuan kasus tentu Covid-19 di Kota Madiun sebagian besar adalah adalah kontak erat dengan kasus positif sebelumnya. Di antaranya terdapat 10 anak-anak berusia 4-14 tahun. Dari total 266 temuan kasus positif, 24 orang masih dalam perawatan, 21 orang isolasi mandiri dan 14 orang wafat dunia.   (*)