Begini Geliat BUMDES di Kabupaten Probolinggo

TIMESINDONESIA, PROBOLINGGO – Badan Usaha Milik Desa atau BUMDES Binor Energy dalam Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo menjelma juara II lomba yang digelar Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung Provinsi Jatim, Oktober lalu.

Sebulan bercelah, Binor Energy meraih juara baru kategori Community Development and Engagement pada ajang BUMDES Award dengan digelar ITS Surabaya. Itu informasi bahagia di penghujung 2020 di tengah lilitan Pandemi Covid 19.

“Ini merupakan prestasi luar biasa. Harapan dari saya, ini bisa menjelma motivasi bagi BUMDES yang asing, ” kata Wakil Bupati Probolinggo, Timbul Prihanjoko atas prestasi yang diraih BUMDES Binor Energy, Rabu (25/11/2020).

Timbul mengatakan, BUMDES di Kabupaten Probolinggo harus mengemban misi. “Mengembangkan desanya, mengembangkan ekonomi desa dan mengembangkan potensi yang ada pada desanya semaksimal mungkin, ” ujarnya.

Bagaimana geliat dan peran BUMDES di Probolinggo?

Kabupaten Probolinggo terdiri dari 325 desa yang cerai-berai di 24 kecamatan. Jumlah BUMDES yang teregister di Kementerian Kampung, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI sebanyak 150 saja.

Kepala Jawatan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Probolinggo, Edy Suryanto melalui Kasi Pengembangan Lembaga Usaha Ekonomi Kampung (PLEUD), Yudi Hartanto mengatakan, BUMDES Binor Energy memang dijadikan pilot projct bagi yang lainnya.

Di luar Binor Energy, Yudi menyebut ada beberapa BUMDES yang mulai maju. Antara lain BUMDES Desa Dandang (Gading), Ksedungrejo (Bantaran) dan Ranugedang (Tiris) yang membuka usaha Perstashop.

Tersedia juga BUMDES Desa/Kecamatan Krucil dengan mengelola Bermi Eco Park (BEP), Desa Jatiadi (Gending) yang membubidayakan jamur, Desa Guyangan (Krucil) dengan bergerak di jasa wisata, Daerah Duren (Gading) dengan budidaya ikan.

“Kami terus memupuk semangat dan melaksanakan pembinaan, ” kata Yudi kepada TIMES Indonesia. Kini, terbentuk Lembaga Komunikasi BUMDES Kabupaten Probolinggo sebagai wadah sharing pengalaman antar pemimpin.

Pada tengah Pandemi Covid 19, PMD mengarahkan BUMDES bergerak di daerah peternakan, pertanian, dan jual beli BBM dengan Pertashop. Arahan dikasih melalui surat yang dikirim jawatan ke kecamatan.

Ketiga sektor tersebut sanggup mendukung kedaulatan pangan. “Itu daerah yang tidak pernah berhenti. Tapi keputusan diserahkan kepada masing-masing BUMDES, ” sebut Yudi.

Bagaimana kontribusi BUMDES terhadap pembangunan desa? Yudi menyatakan, ada beberapa BUMDES yang sudah berkontribusi terhadap pendapatan desa dengan jumlah yang variatif.

“Ada beberapa dengan telah berkontribusi meski jumlahnya kecil, ” katanya. Ia menyebut pada antaranya BUMDES Tambelang dan Krucil di Kecamatan Krucil, dan BUMDES Sentul di Kecamatan Gading.

BUMDES Binor Energy? Kontribusi BUMDES yang tak jauh dari PLTU Paiton tersebut terbilang besar. Bergerak di zona jasa, Binor Energy menyumbangkan Rp 100 juta ke pendapatan Kampung Binor, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo. (*)