Kabar Baik, Pekerja Terkena PHK Tentu Terima Bantuan Rp1, 2 Juta

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Pekerja yang sudah mendapat Bantuan Langsung Tunai (BLT) subsidi gaji gelombang pertama tetapi terkenak Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) bakal tetap menerima bantuan Rp1, 2 juta.  

BLT subsidi honorarium pada gelombang pertama disalurkan ke 12, 4 juta pekerja.

“(Tetap) Mampu BLT termin II, ” prawacana Kasubag Pemberitaan Kementerian Ketenagakerjaan Dicky Risyana kepada wartawan, Kamis (12/11/2020).

Seperti diketahui, Pemerintah sudah mencairkan sumbangan gaji Rp1, 2 juta pada 2, 1 juta pekerja semenjak 10 November. Ditargetkan pada minggu ini, penyaluran subsidi gaji termin kedua diberikan untuk dua gelombang sekaligus.

Saat ini data rekening itu sudah diserahkan kepada Kantor Penyajian Perbendaharaan Negara (KPPN) untuk lalu disalurkan ke bank penyalur.

Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengatakan, pihaknya langsung berupaya mempercepat proses penyaluran sandaran subsidi upah bagi para pekerja atau buruh di termin II.  

Ditargetkan pencairan BLT subsidi upah bisa dicairkan dua tahap sekaligus dalam satu pekan. “Kami upayakan dalam satu minggu bisa diproses dua tahap langsung, ” tuturnya.

Ida menjelsakan, bantuan subsidi gaji bisa diterima oleh pekerja atau pekerja sesegera mungkin. Harapannya daya kulak masyarakat juga bisa terdongkrak yang nantinya akan berfek domino di dalam perekonomian nasional.

“Sehingga dapat segera diterima teman-teman pekerja/buruh untuk membantu daya beli dan konsumsi masyarakat, ” kata Ida memastikan pekerja terkana PHK bakal tetap terima sandaran Rp1, 2 juta. (*)