Pengantara Ketua Komisi II DPR MENODAI: Banyuwangi Sukses Lakukan Pelayanan Jemaah

TIMESINDONESIA, BANYUWANGI – Wakil Ketua Premi II DPR RI Arwani Thomafi menilai Kabupaten Banyuwangi sukses menyelenggarakan pelayanan publik yang prima untuk warga. Arwani pun meminta agar kabupaten/kota lain di Indonesia mampu mencontoh apa yang telah dilakukan oleh Banyuwangi tersebut.

Hal itu disampaikan Arwani saat mengunjungi Mal Pelayanan Publik bersama rombongan Komisi II DPR RI, Selasa (13/10/2020). Rombongan pun melihat secara langsung beraneka macam layanan di mal pelayanan publik pertama di Indonesia milik negeri kabupaten tersebut.

“Kami mengapresiasi apa dengan telah dilakukan oleh Banyuwangi. Banyuwangi ini contoh daerah yang menganjurkan pelayanan publik cepat dan mudah bagi warganya. Rakyat diberikan kesenangan dengan keberadaan Mal Pelayanan Umum ini. Harus dicontoh oleh seluruh kabupaten/kota lainnya di Indonesia, ” ujar Arwani.

Mall Pelayanan Publik Banyuwangi mengintegrasikan lebih dari 200 layanan dalam satu atap. Mencakup tata laksana kependudukan, berbagai jenis perijinan, mematok layanan instansi vertikal seperti BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, PDAM, pertanahan, hingga pembayaran retribusi daerah. Selalu ada layanan pengurusan paspor maka BPOM.

Arwani mengatakan kesuksesan Banyuwangi menyelenggarakan pelayanan publik tidak lepas sejak perubahan mindset para aparaturnya. Dibanding model birokrasi lama menjadi birokrasi yang berorientasi melayani publik.

“Hal itu memang tidak mudah butuh janji yang kuat dari pemimpin. Tetapi Banyuwangi ini adalah contoh jelas yang menunjukkan jika perubahan tersebut bisa dilakukan. Kuncinya pemimpin menjelma motor penggerak perubahan tersebut. Hendaknya daerah lain bisa mengikuti, ” cetus Arwani.

Sementara itu Bupati Abdullah Azwar Anas berterima kasih pada apresiasi yang diberikan oleh Upah II DPR RI kepada penyajian publik daerah. Selama ini  berbagai hal yang dilakukan Banyuwangi berangkat sejak upaya menjawab tantangan dan menunggangi potensi yang ada.

“Misalnya, untuk tantangan geografis Banyuwangi yang sangat umum, kami mendorong program Smart Daerah, di mana pelayanan publik ditekankan di tingkat desa, ” ujarnya.

“Kemudian untuk tantangan ekspektasi publik dengan makin tinggi, kami telah kembangkan Mal Pelayanan Publik sejak 2017, menjadi mal pelayanan publik pertama di Indonesia yang dikembangkan oleh pemerintah kabupaten, ” pungkas Anas kepada Komisi II DPR RI. (*)