Menimbulkan Doa Anak Yatim, Cawabup Indramayu Ratnawati Mengaku Senasib Seperjuangan

TIMESINDONESIA, INDRAMAYU – Pasangan cabup dan Cawabup Indramayu Muhamad Sholihin dan Ratnawati, kembali didoakan ratusan anak yatim menghadapi Pilkada 9 Desember 2020.  

Pasangan yang diusung PKB, Demokrat, PKS dan Hanura ini mengundang anak yatim dan dhuafa dalam kediaman Ratnawati di Jatibarang Indramayu, Minggu (27/9/2020).

Kepada TIMES Indonesia, Ratnawati mengaku memiliki keterikatan batin berpengaruh dengan para anak yatim. Ia pun selalu melibatkan mereka di setiap kegiatan keluarga.

“Bukan hanya sekarang pada saat menjadi calon Wakil Bupati tetapi sejak dulu masa anak saya berusia 2 tarikh, ” ujar Ratnawati.

Ia menceritakan, di saat ia dan sang suami, Herman Khaeron masih tinggal pada Bekasi, Jawa Barat, dirinya mengundang anak yatim untuk merayakan ulang tahun sang anak. Doa yatim diyakini mustajab atau mudah dikabulkan.

“Itu yang dikatakan seorang ustaz, yang kebetulan sahabat saya juga, ” ujar Ratnawati.

Ratnawati yang baru pensiun dari profesi dokter tersebut mengiakan memiliki nasib yang sama secara anak yatim. Saat usia status 2 SMP, dirinya ditinggal si ayah dan berjuang bersama ibu serta 6 saudaranya.  

Sang ibu yang tidak bekerja, berusaha cepat menghidupi anak-anaknya dengan membuka cara menjual bakso.

Meski dalam keadaan pelik, mereka nyatanya tetap memiliki kepedulian kepada orang lain. Sang ibu, tetap mau membantu keluarga yang lebih   membutuhkan.

“Pengalaman itulah dengan menjadi motivasi saya untuk tetap ingat bahwa kita harus memiliki kepedulian kepada orang lain, pertama anak-anak yatim yang kurang bermaslahat, ” ujar Ratnawati.

Motivasi tersebut pula ia tularkan kepada para bujang yatim yang diundang ke kediamannya. Ia ingin agar mereka tidak putus asa dan selalu mencari jalan menjemput masa depan.

“Dulu saya anak yatim juga jadi saya anggap senasib dan seperjuangan. Dan Alhamdulillah sekarang saya bisa kembali ke Indramayu untuk mengabdi kepada klub lebih luas, ” ujarnya.

Sementara tersebut, Calon Bupati Indramayu, Muhamad Sholihin yang juga turut hadir, mengiakan jika kegiatan santunan anak yatim merupakan salah satu contoh implementasi program yang akan diterapkan kalau ia terpilih.

Di dalamnya adalah mengindahkan anak yatim, termasuk para guru madrasah diniyah, santri, dan bagian masyarakat lainnya yang kurang memiliki perhatian selama ini.

Disebutkan Muhamad Sholihin, pemerintah harus bisa menjadikan spirit religius di Kabupaten Indramayu bukan hanya slogan, tetapi direalisasikan di dalam setiap aktifitas.

“Selama ini mereka tidak diperhatikan, makanya kita akan membawa mereka sebagai kelompok masyarakat yang harus betul-betul diperhatikan kesejahteraannya, ” ujar Sholihin saat bersama Cawabup Indramayu Ratnawati. (*)