Tas Tali Kur Karya Sri Wahyuti Warga Karanglo Kidul Ponorogo Tembus Pasar Nasional

TIMESINDONESIA, PONOROGO – Ketelatenan Sri Wahyuti, warga Dukuh Demangan RT 01/02 Tempat Karanglo Kidul, Kecamatan Jambon, Ponorgo membuahkan hasil. Kerajinan tangan yang dia geluti sejak 2013 kini sukses menembus pasar nasional nama lain terjual ke berbagai daerah. Sungguh, Sri Wahyuti berkarya membuat tas aneka ukuran dari bahan ikatan kur.

Sri menjelaskan, kerajinan tangan dengan dia geluti berawal dari melancarkan ke temen karibnya. Setelah mahir, dia memberanikan diri membuka cara sendiri di rumah, di sela-sela mengurus keluarganya.

“Awalnya membuat tas buat kebutuhan sendiri agar tidak kulak. Terus, saya tekuni sampai bisa menjual ke teman, dan maka sekarang sampai akhirnya bisa menjual tas ke berbagai daerah, datang ada yang dipesan dari saudara di luar negeri, ” katanya kepada TIMES Indonesia, Selasa (11/8/2020).

Pada sehari, dia bisa menyelesaikan perut hingga tiga tas, tergantung motif. Jika order membeludak, dia bisa merampungkan tas tali kur hingga lima buah. Harga jualnya Rp 200 ribu hingga Rp 300 ribu menyesuaikan motifnya. Saat itu omzet per bulan sudah bertambah dari Rp 2, 5 juta.

“Jenis tas yang saya buat berangkat tas pinggang, dompet handphone, tas pesta, dan lainnya. Semuanya berbahan tali kur. Selain tas, hamba juga menyediakan perlengkapan atau aksesoris tas, ” tutur perempuan berusia 35 tahun itu. (*)